Tragis! Kepala Puskesmas Alu Dianiaya, Wagub Sulbar Kutuk Keras Kekerasan Terhadap Tenaga Kesehatan
Polewali Mandar — Peristiwa tragis menimpa Kepala Puskesmas Alu di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Sang Kepala Puskesmas dilaporkan menjadi korban penganiayaan oleh pihak tak bertanggung jawab, Sabtu (6/7). Insiden ini langsung memantik perhatian luas, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Wagub Sulbar) yang bersuara lantang mengecam aksi kekerasan tersebut.
Kronologi Singkat Kejadian
Menurut informasi awal, penganiayaan terjadi saat korban sedang menjalankan tugas pelayanan kesehatan. Tiba-tiba, pelaku mendatangi korban dan melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan luka pada bagian tubuh tertentu. Korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan medis.
Pihak kepolisian saat ini telah menangani kasus tersebut dan berupaya mengungkap motif pelaku serta memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Pemprov Sulbar Tembus Blankspot, 90 Titik Internet Gratis Tersebar hingga Pelosok
Wagub Sulbar: Stop Kekerasan terhadap Nakes!
Wakil Gubernur Sulbar mengutuk keras tindakan penganiayaan ini. Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan adalah garda terdepan pelayanan publik yang seharusnya mendapat penghormatan dan perlindungan.
“Saya sangat prihatin dan marah atas insiden ini. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, apalagi terhadap tenaga kesehatan yang melayani masyarakat tanpa pamrih. Proses hukum harus berjalan tegas!” tegas Wagub.
Beliau juga meminta masyarakat agar saling menghargai dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah, bukan dengan kekerasan.
Seruan Perlindungan Tenaga Kesehatan
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat perlindungan terhadap tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di wilayah terpencil. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan di fasilitas layanan kesehatan guna mencegah kejadian serupa.





