Wawasan Mamuju – Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ketika tiga orang pekerja jaringan WiFi tersengat listrik saat memasang kabel di sebuah kawasan permukiman. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan intensif.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (13/9/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Ketiga pekerja diketahui sedang melakukan pemasangan kabel jaringan internet di sebuah tiang listrik. Diduga, kabel yang mereka pasang bersentuhan dengan kabel listrik bertegangan tinggi hingga menimbulkan sengatan hebat.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat panik. Salah seorang saksi mata, Rahman (34), mengatakan dirinya mendengar suara letupan kecil sebelum melihat para pekerja terjatuh dari tiang. “Saya kaget sekali, tiba-tiba ada suara seperti korsleting, lalu mereka jatuh. Satu orang langsung tidak bergerak,” ungkapnya.
Korban dan Penanganan
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Andi (27), seorang teknisi yang baru beberapa bulan bekerja di perusahaan penyedia layanan internet lokal. Sementara dua rekannya, Rizal (25) dan Fadli (30), mengalami luka bakar di bagian tangan dan dada.
Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Regional Mamuju untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. “Dua korban selamat masih dalam kondisi sadar, tetapi mengalami luka serius akibat sengatan listrik,” kata salah seorang petugas medis.

Baca juga: Bupati Mamuju Hadiri Forum Saqbe 2025
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kepolisian Resor Mamuju langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan para pekerja, serta meminta keterangan saksi-saksi.
Kapolres Mamuju menyatakan pihaknya masih mendalami apakah kejadian ini murni kecelakaan kerja atau ada kelalaian dalam prosedur keselamatan. “Kami akan memanggil pihak perusahaan untuk dimintai keterangan terkait standar operasional yang mereka terapkan,” tegasnya.
Sorotan Keselamatan Kerja
Insiden ini kembali menyoroti lemahnya penerapan standar keselamatan kerja (K3) di sektor lapangan, khususnya bagi pekerja teknisi lapangan yang kerap berhadapan dengan risiko listrik bertegangan tinggi.
Pemerhati ketenagakerjaan di Mamuju menilai perusahaan penyedia jasa internet harus lebih ketat dalam memberikan pelatihan keselamatan dan memastikan pekerjanya menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai. “Kalau tidak ada standar K3 yang jelas, kasus serupa bisa terulang kembali,” ujarnya.
Duka Mendalam Keluarga
Keluarga korban Andi tak kuasa menahan tangis saat jenazahnya dibawa ke rumah duka. Sang ibu terlihat terpukul karena kehilangan anak bungsunya yang dikenal sebagai sosok pekerja keras. “Dia baru saja bilang ingin bantu biaya sekolah adiknya, tapi sekarang dia pergi begitu cepat,” kata salah seorang kerabat.
Penutup
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan kerja yang harus diutamakan, terutama dalam pekerjaan berisiko tinggi seperti pemasangan kabel jaringan internet. Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus ini, sementara masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak lagi terulang di masa depan.





