, ,

Pemprov Sulbar Bantu 79 KK Kemiskinan Ekstrem di Desa Tasokko

oleh -609 Dilihat

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menyalurkan bantuan kepada 79 Kepala Keluarga (KK) yang masuk kategori kemiskinan ekstrem di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan serius di wilayah Sulbar.

Bentuk Bantuan yang Disalurkan

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, bantuan pangan bergizi, serta dukungan program pemberdayaan ekonomi keluarga. Tidak hanya itu, Pemprov Sulbar juga menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi beberapa keluarga yang tinggal di hunian tidak layak.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah sekaligus komitmen dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem sesuai arahan Presiden,” ujar Penjabat Gubernur Sulbar saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Latar Belakang Program

Kemiskinan ekstrem di Sulbar masih menjadi persoalan yang perlu penanganan serius. Desa Tasokko dipilih sebagai salah satu lokasi intervensi karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial, desa ini memiliki jumlah keluarga dengan kategori miskin ekstrem cukup tinggi.

Intervensi langsung melalui pemberian bantuan diharapkan mampu memberikan efek nyata, sekaligus mendukung program nasional pengentasan kemiskinan ekstrem yang menargetkan nol persen pada 2025.

Pemprov Sulbar
Pemprov Sulbar

Baca juga: SKCK Bikin Antrean Mengular di Polresta Mamuju, Pelamar PPPK Penuhi Syarat Administratif

Suasana Penyaluran Bantuan

Penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun penuh haru. Warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena bantuan yang diberikan dianggap sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini meringankan beban kami, apalagi harga kebutuhan pokok sekarang tinggi,” kata salah seorang warga penerima bantuan.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat

Pemprov Sulbar menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah daerah harus bersinergi dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, serta melibatkan peran swasta dan masyarakat.

“Penanganan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja bersama. Bantuan yang disalurkan hari ini hanyalah salah satu langkah awal. Kami ingin ada program berkelanjutan, termasuk pemberdayaan ekonomi keluarga,” jelas Kepala Dinas Sosial Sulbar.

Harapan Jangka Panjang

Selain bantuan sesaat, Pemprov Sulbar berkomitmen untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, dukungan modal usaha kecil, serta peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan bagi keluarga miskin ekstrem.

Warga pun berharap program ini tidak berhenti pada bantuan sembako saja, melainkan terus berlanjut dengan upaya nyata agar mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Kami ingin ada peluang usaha atau pelatihan supaya bisa mandiri. Kalau hanya sembako, itu cepat habis. Kami butuh jalan keluar jangka panjang,” ujar salah seorang penerima manfaat lainnya.

Penutup

Melalui bantuan untuk 79 KK di Desa Tasokko, Pemprov Sulbar menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.