Wawasan Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi melantik 10 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulbar. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, unsur Forkopimda, serta para pejabat eselon II dan III di lingkup Pemprov Sulbar.
Penyegaran Birokrasi dan Penguatan Kinerja
Gubernur Sulbar menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta memastikan roda pemerintahan berjalan lebih profesional dan akuntabel.
Menurutnya, dinamika pembangunan dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks menuntut OPD bekerja lebih cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Penekanan pada Integritas dan Profesionalisme
Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalisme bagi seluruh pimpinan OPD yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Saya minta seluruh pimpinan OPD bekerja secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Dukung Program Prioritas Daerah
Pelantikan 10 pimpinan OPD ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program prioritas Pemerintah Provinsi Sulbar, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Gubernur juga meminta para kepala OPD untuk memastikan setiap program dan kegiatan benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pemkab Mamuju Serahkan Alsintan Sebesar 13 Miliar
Sinergi Antar Perangkat Daerah
Selain kinerja individu, Gubernur Sulbar menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas OPD. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai secara sektoral, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antar perangkat daerah.
Koordinasi yang baik, lanjutnya, akan meminimalkan tumpang tindih program dan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.
Pesan untuk Pelayanan Publik
Gubernur juga meminta agar seluruh pimpinan OPD menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui layanan yang cepat, mudah, dan responsif.
Ia menegaskan bahwa kinerja OPD akan dievaluasi secara berkala, dan pejabat yang tidak mampu memenuhi target serta standar pelayanan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Harapan ke Depan
Dengan dilantiknya 10 pimpinan OPD tersebut, Pemerintah Provinsi Sulbar berharap tercipta birokrasi yang lebih solid, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Gubernur optimistis, dengan tim yang kuat, Sulbar mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah provinsi.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Pemprov Sulbar untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.





